Arsip untuk September, 2010

Helikopter Terkecil Didunia

Posted in TECHNOLOGY with tags , on September 20, 2010 by djiesaka

Terbang dengan GEN H-4 adalah helikopter tercanggih terkecil di dunia yang pernah dibuat. Helikopter ini di rancang di Jepang dan diproduksi untuk satu orang saja. Berat helikopter ini hanya 70 kg. helikopter terkecil di dunia memiliki dua rotor balik dalam arah yang berlawanan untuk menjaga stabilitas, dan empat mesin yang memungkinkan penerbangan 30 menit dengan kecepatan tertinggi sekitar 100 km per jam.

Helikopter ini sangat menarik meski tidak nyaman untuk di pakai bepergian. Bingkai depan berukuran 2 inci dengan pipa aluminium yang dilas membengkok, dengan ransel fiberglass di belakang dan roda yang tampak lucu. Kontrol yang langsung, seperti gyrocopters pada umumnya. Di depan pilot yang menempel pada panel kontrol adalah panel kontrol dengan katup (kontrol ketinggian), tachometer, pengapian daya, starter dan switch yaw. Alat yang diperlukan untuk penerbangan terlihat tidak banyak. Ini bukan hanya helikopter paling ringan di dunia, tapi juga yang termudah untuk terbang. Helikopter ini seharga US $59,500

Tahun 2050 Jakarta Terancam Tenggelam

Posted in Artikel Berita with tags , on September 20, 2010 by djiesaka

Amblasnya jalan RE Martadinata sepanjang 103 meter, Jakarta Utara merupakan peringatan bagi pemda Jakarta. Bahkan, para pakar dan aktivis lingkungan sudah mengingatkan ancaman lebih besar terhadap Jakarta, khususnya Jakarta Utara.

“Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) sudah memperingatkan Jakarta akan tenggelam jika Pemda Jakarta tidak peduli dengan pembangunan yang mengabaikan lingkungan,” ujar Selamet Daroyni, direktur Keadilan untuk Perkotaan Institut Hijau Indonesia di Jakarta, 19 September 2010.

Peringatan itu disampaikan kepada Pemda DKI Jakarta sejak awal 2008. Isinya: Sebagian besar Kota Jakarta diprediksi akan tenggelam atau ditelan laut pada 2050. Penyebabnya, permukaan tanah terus menurun, banjir rob atau air laut pasang kerap menerjang, banjir kiriman rutin datang, proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut, serta arus laut yang bersifat merusak (abrasi).


“Kami perkirakan sebagian Jakarta mulai tenggelam pada 2030,” kata Selamet. Perkiraan ini bisa terjadi bila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak segera mengantisipasi. Apalagi, hampir 50 persen wilayah Jakarta sangat rawan amblas, khususnya Jakarta Utara.

Amblasnya Jalan RE Martadinata, menurut dia, adalah salah satu pertanda buruk. Tanda buruk lainnya yang sudah pernah terjadi adalah banjir rob besar yang menenggelamkan jalan tol Bandara Soekarno-Hatta pada 2008, jebolnya Situ Gintung setahun kemudian, dan tahun ini banyaknya tanggul jebol. Itu termasuk jebolnya tanggul penahan air sepanjang 115 meter di bantaran saluran Kanal Barat yang terletak di jalan Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan beberapa hari lalu.

Menurut Direktur Wilayah II Binamarga, Winarno, amblesnya jalan Martadinata kemungkinan terjadi lantaran tiang pancang yang menjadi pondasi berada di tanah dengan kontur lunak sehingga mudah bergeser. Apalagi, ada pengerukan di laut yang menimbulkan abrasi sehingga jalan anjlok. “Selama ini jalan hanya ditinggikan,” kata dia.

Jika mencermati kembali sejarah dari berita-berita tahun sebelumnya, jalan Martadinata yang terletak di pinggiran Jakarta Utara memang tergolong sangat rawan. Jalan ini selalu menjadi langganan banjir saat hujan menerjang Jakarta. Jalan ini juga rutin tergenang ketika banjir rob menghantam dari laut Jawa. Karena itu, setiap awal tahun, saat musim hujan dan musim rob, jalan Martadinata sudah langganan rusak dan berlubang.

Ironisnya, dari pantauan Walhi DKI Jakarta, bukan hanya jalan RE Martadinata yang terancam ambrol, dan sekarang sudah terbukti terjadi. Namun, masih ada deretan wilayah lain yang terancam ambrol, seperti Tanjung Priok, Pademangan, Ancol, Kp. Bandan, Jalan Lodan, dan Pasar Ikan Penjaringan di Jakarta Utara.

Itu di Jakarta Utara. Sedangkan, di Jakarta Pusat wilayah yang terancam ambles ada di Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, dan sepanjang jalan protokol Jenderal Sudirman-MH Thamrin. Di Jakarta Timur yakni di Kawasan Industri Pulogadung dan Jalan Raya Bogor. Sedangkan, di Jakarta Barat terletak di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, dan Kamal Muara.

“Ini harus segera diantisipasi jika tak ingin Jakarta ambruk total,” katanya Direktur Walhi Jakarta, Ubaidillah.

Selamet dan Ubaidillah mengingatkan ada beberapa indikator mengapa Kota Jakarta terancam tenggelam 40 tahun ke depan. Pertama, dari curah hujan sebesar 1,2 miliar meter kubik setiap tahun yang terserap tanah hanya 26 persen, sisanya langsung ke laut. Kedua, rusaknya kawasan penyangga di Selatan Jakarta, seperti Depok, Tanggerang dan Bogor. Ketiga, terbengkalainya situ-situ dan danau yang saat ini berjumlah sekitar 200-an sehingga menyebabkan terjadinya banjir kiriman.

“Pada 2003-2004, ketinggian banjir di Jakarta hanya 5-10 cm, tapi enam tahun terakhir sudah mencapai 70 cm,” tutur Selamet.
Keduanya menekankan pemerintah pusat mapun DKI Jakarta, perlu mempedulikan kaidah-kaidah lingkungan, tipologi lingkungan, dan teknologi yang mengedepankan lingkungan dalam pembangunan infrastruktur.
“Penggunaan air tanah yang berlebih telah berdampak buruk pada kondisi tanah, begitupun dengan pembangunan pusat belanja tanpa mempertimbangkan keseimbangan ekologis,” kata Ubaidillah.
Sedangkan, anggota Komisi V DPR RI asal Lampung KH Abdul Hakim menekankan perlunya Indonesia menggunakan teknologi anti banjir, seperti di Belanda. “Jika memungkinkan untuk mengantisipasi hal tersebut dengan water dam (bendungan air), kenapa tidak.”

Aktivis Demo Merobek Al Quran

Posted in Artikel Berita with tags , , , , on September 13, 2010 by djiesaka

Al Qur’an dirobek oleh Enam orang demonstran AS yang merobek Al Quran di depan Gedung Putih, Washington, D.C., Sabtu waktu setempat, 11 September 2010. Itu hari persis peringatan Tragedi 9/11; serangan jaringan teroris al Qaeda yang meluluhlantakkan Menara Kembar World Trade Center.

“Kenapa kami melakukan ini, tolong dengar saya: kampanye bahwa Islam adalah agama damai harus dihentikan,” kata Terry Randall, 51, yang merupakan satu dari enam orang pengunjuk rasa itu.

Dalam aksi itu, aktivis yang lain, Andrew Beacham, membacakan sejumlah ayat Al Quran yang menurut dia telah menganjurkan berbagai aksi kekerasan terhadap umat Kristen dan Yahudi. Tak cuma itu, dia juga berkoar-koar menyalahkan ajaran Quran sebagai penyebab Tragedi 9/11—satu hal yang oleh Presiden Obama sendiri dan para pemuka Islam telah dinyatakan tak sedikit pun berkaitan dengan ajaran Islam dan semata-mata merupakan aksi keji kawanan teroris al Qaeda.

Setelah itu, Beacham lalu merobek beberapa halaman buku yang dia pegang, yang diklaimnya merupakan Al Quran versi Bahasa Inggris.

Demonstrasi kecil ini berlangsung setelah Pendeta Terry Jones membatalkan rencananya untuk membakar Al Quran di Gainesville, Florida. “Kami sudah pasti tak akan membakar Quran. Tidak. Tidak hari ini (11 September), tidak juga nanti,” dia menegaskan kepada stasiun NBC.
Jangan terpancing
Menanggapi insiden itu, berbagai tokoh mengimabau umat Islam di Indonesia untuk tidak terpancing dan bereaksi berlebihan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia, Nazri Adlani. menyatakan, “Aksi itu hanya
cari sensasi.” Dia mengimbau agar umat jangan bertindak emosional. “Itu kan cuma segelintir orang yang cuma cari perhatian dan cari gara-gara.”

Tokoh Nahdlatul Ulama dan adik Gus Dur, KH Solahuddin Wahid, menyatakan hal senada. “Kita boleh tidak senang. Tapi jangan melakukan tindakan yang sama jeleknya, misalnya dengan merusak dan merobek kitab Injil,” kata Gus Solah.

Pemuka Katholik di Indonesia dan tokoh pluralisme agama, Frans Magnis Suseno, juga keras mengecamnya. “Perobekan Al Quran sama memalukannya seperti rencana pembakaran Al Quran.”

Ditegaskan Romo Magnis yang juga merupakan Direktur Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara sebagai sebagai orang beragama, seharusnya semua saling menghormati kitab suci agama lainnya. “Agama Kristen mengajarkan agar senantiasa bersikap baik dan saling menghormati.”
Aktivis antiaborsi
Lalu, siapa sebetulnya para demonstran ini?

Digambarkan sebagian media sebagai kelompok Kristen fundamentalis, kelompok kecil itu sebetulnya lebih pas dideskripsikan sebagai aktivis politik konservatif berhaluan kanan yang amat radikal menentang aborsi (pro-life) dan gencar melawan kebijakan pro-choice Presiden Obama.

Randall, misalnya, dikenal luas sebagai salah satu aktivis antiaborsi paling militan di Amerika. Dia adalah pendiri dan mantan pemimpin sebuah gerakan antiaborsi bernama Operation Rescue. Nama Randall jadi buah bibir ketika pada tahun 1987 dia dan pengikutnya memblokade pintu masuk sejumlah klinik aborsi di Amerika.
Gara-gara aksinya itu, dia telah ditahan 40 kali oleh polisi. Randall pertama kali ditangkap pada tahun 1986 ketika dia memborgol diri ke pipa wastafel sebuah klinik aborsi. Yang terakhir, dia diborgol aparat karena membangkang perintah pengadilan untuk tidak memasuki kompleks Universitas Notre Dame dan ngotot mendemo kunjungan Presiden Obama ke kampus itu.

Adapun Beacham, sebagaimana tertera di akun twitter-nya @ABeacham, melukiskan dirinya sebagai seorang seniman dan penyebar pro-life (antiaborsi), anggota Insurrecta Nex dan Tea Party Organizer, serta tinggal di Falls Church, AS. Kepada wartawan yang meliput aksinya, dia mengklaim sebagai salah satu pemimpin Tea Party, gerakan politik sayap kanan dari Indiana.

Akan tetapi, menurut pengecekan VIVAnews.com, pada situs resmi gerakan itu nama pemuda berjambang ini sama sekali tak tercantum.

Dan sama seperti Randall, Beacham pun melihat Presiden Obama sebagai musuh politik utamanya.
Menurut laman The Washington Independent, pemuda aktivis ini pernah diusir polisi dari empat acara pidato Presiden Obama—termasuk ketika Obama berpidato di Universitas Notre Damme dan di sebuah acara jaminan kesehatan masyarakat di Maryland. Dia bahkan pernah menyatakan bahwa meneriaki Presiden Amerika secara terbuka adalah metoda demonstrasi yang jauh lebih efektif dari segala bentuk protes lainnya.
Beacham lalu bergabung dengan Terry Randall karena dikabarkan kecewa dengan Partai Republik dan Tea Party.
Tea Party sendiri bukanlah organisasi agama per se. Menurut situs resminya http://www.teaparty.org, ini adalah gerakan yang memperjuangkan berbagai isu keamanan, kedamaian, dan kedaulatan Amerika Serikat. Namanya diambil dari Boston Tea Party, salah satu momen terpenting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Amerika Serikat melawan Inggris, yang terjadi pada tahun 1773.
Begitu pula halnya dengan Insurrecta Nex. Ini gerakan yang didirikan oleh Terry Randall, yang sebagaimana diterangkan dalam website-nya adalah “gerakan revolusi menentang kematian melalui kekerasan dan pembunuhan.” (sumber: viva news , AFP, wikipedia, The Washington Independent, teaparty.org, insurrectanex.com)