Shinta Dewi Temukan Makanan Lezat Obat Kanker

Shinta Dewi mahasiswa mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menciptakan makanan lezat Obat kanker terbuat dari ganggang yang hidup di karang-karang laut. foto shinta dewi Penemuan shinta dewi makanan lezat obat kanker .
Ditangan Shinta Dewi, mahasiswa biologi ini juga berhasil mengolah ganggang laut menjadi makanan yang berkhasiat mencegah penyakit kanker dan bio anti helmintika (obat cacing alami), setelah dilakukan penelitian dan uji coba.

Seperti yang dikatakan dosen biologi UGM Ludmila Fitri Untari, selain lezat rasanya, setelah dilakukan penelitian dan makanan ini berkhasiat tinggi untuk kesehatan, seperti mencegah penyakit kanker dan obat cacing alami.

“Tapi sayangnya, masyarakat belum memanfaatkan itu sebagai makanan alternatif. Di negara lain seperti di Jepang, China dan Filipina sudah digunakan sebagai salad sayur,” kata Ludmila Fitri Untari

Saat ini, Shinta terus berupaya membudidayakan ganggang untuk diolah menjadi keripik dan dinamai kripik ‘Ganggang Ulva’. Bahan dasar kripik ini dapat dijumpai di pantai selatan Jawa.

Bentuknya berupa lembaran yang berwarna hijau. Di Yogyakarta, ganggang ulva cukup melimpah dan banyak dijumpai di pantai Kukup, Grono, Sundak, Krakal dan Wediombo. Berawal dari kegiatan program kreativitas mahasiswa, Shinta bersama teman-temannya meneliti ganggang ini.

Mereka kemudian mengajak masyarakat nelayan yang hidup di sekitar pantai KUkup untuk mengolah ganging ulva menjadi kripik. Sesuai dengan namanya, kripik olahan ini pun dinamakan ‘kripik Ulva’.

“Kripik Ulva sebagai inovasi olahan makanan berupa kripik dengan bahan dasar ulva. Hal ini dilatar belakangi dari fakta inovasi yang telah dikembangkan oleh Negara Jepang, yang telah mengolah Ulva sebagai pembungkus makanan sejenis lemper,” kata Shinta ditemui di sela-sela pameran penelitian ‘Research Week’ di Graha Sabha Pramana.

Berdasarkan hasil penelitian Shinta, kandungan gizi dari keripik ulva berupal mineral 2,59 persen, serat 11,5 persen, dan protein 4, 88 persen.
Pengolahan ganggang ulva jadi keripik dengan menggandeng kelompok usaha bersama masyarakat Forum Mitra Bahari yang berlokasi di areal pantai Kukup, kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul.

Pemanfaatan ganggang ulva tentunya memberikan tambahan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan yang tinggal di sekitar pantai. Saat ini, untuk ganggang ulva mentah dijual Rp 20.000,00 per kg, sedangkan dalam bentuk keripik dijual Rp 60.000,00 per kg. “Untuk ukuran bungkusan kecil 40 gram, kita jual Rp 3.000,00,” katanya.

16 Tanggapan to “Shinta Dewi Temukan Makanan Lezat Obat Kanker”

  1. Keren! Orang kita sebenarnya pandai2. ,

  2. Mantap… sungguh bermanfaat.

  3. Saluuuuut … mau nyoba rasanya kaya apa

  4. Luar biasa, maju trus ! penelitian yang bermanfaat bagi orang banyak, trims

    agnessekar.com

  5. wah hebat … teruslah berprestasi anak bangsa🙂

  6. Pendekar_kutu Says:

    Good and Nice shared, ^_^

  7. ane dah nyoba, memang kalo di Indonesia belum banyak yang mengkonsumsi…

  8. terima kasih sumbang sihnya dalam penelitian menemukan makanan lezat buat obat

  9. weh hebat nih, tapi kayaknya di Supermarket besar ganggang ini sudah diperjual belikan tapi berlabel China or Jepang, kalau labelnya Jowo pasti lebih siip

  10. mudah – mudahan para mahasiswa semakin kreatif dan inovatif seperti yg satu ini

  11. sesuatu yg langka untuk mahasiswa indonesia

  12. Wah, hebat. Bener2 generasi penerus bangsa. Lanjutkan!

  13. selain video porno ternyata ada juga yg berprestasi di indonesia

  14. Luar biasa, maju trus ! penelitian yang bermanfaat bagi orang banyak, trims

  15. hindah muaris Says:

    Dear Shinta Dewi

    Saya seneng melihat anak muda yang kreatif. Sukses ya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: