Kunto Hartono Gagal Raih Rekor Dunia Gebuk Drum

Keinginan Kunto Hartono (33) Pecahkan Rekor Dunia Gebuk Drum Nonstop Selama 135 Jam mengalami kegagalan setelah 82 jam berjalan.
Permainan Kunto Hartono terhenti karena soal fisik dan psikis.

Rabu (30/6) pukul 01.00 WIB, suasana Atrium Kapas Krampung Plaza (KAZA) Surabaya masih riuh oleh sorakan para pendukung Kunto. Satu per satu lagu dimainkan, dan sesekali drummer Surabaya itu tertawa bersama band pendukungnya, Kunto Band.

Sekitar tiga jam berikutnya, di tengah-tengah permainan musik tiba-tiba listrik area KAZA sebelah barat mati. Kontan, hal ini mengagetkan Kunto.

Kok mati lampunya? tanya lelaki kelahiran Banyuwangi itu, yang mulai ngedrum nonstop di KAZA sejak lima hari lalu, yaitu mulai Sabtu (26/6) pukul 21.00 WIB.

Panitia di bawah bendera Kaha Manajemen menjawab dengan tenang bahwa listrik segera dibetulkan. Kunto tetap berusaha memainkan kedua stik di tangannya ke arah drum. Tetapi, kali ini band pendukung tidak dapat mengiringi, dan lampu backdrop pun mati. Suasana menjadi agak gelap, bunyi drum tanpa dukungan sound system masih terdengar. Video perekam pun tetap berjalan.

Detik demi detik berlalu, sampai lebih dari 30 detik listrik belum juga menyala. Padahal, pihak Guinness World Records mensyaratkan listrik mati di tengah proses pemecahan rekor hanya boleh terjadi maksimal 30 detik.

Baru 30 menit kemudian listrik menyala, dan jam dinding menunjukkan pukul 04.30 WIB. Kunto tetap duduk di kursi, dan asyik bermain drum di atas panggung. Band pendukung bermain kembali. Suasana ramai pendukung Kunto kembali terdengar.

Tempo permainan normal seperti biasa. Namun, memasuki pukul 5 pagi lebih sedikit, ketukan stik Kunto tak beraturan. Pola permainan berubah. Bukan Kunto yang harus menyamakan ritme permainan band pengiring, tetapi band pengiring yang mengikuti Kunto.

“Dia sudah mulai melemah,” ujar Nyoman, bagian multimedia Kaha Manajemen.

Tak berapa lama, sekitar pukul 06.00 WIB, Kunto menghentikan gerakan tangannya. Suara gebukan drum oleh stik berhenti. Panitia segera naik ke panggung, mendekati Kunto, menyangga tubuhnya. Fenny Rediana, istri Kunto, terus mendampingi.

Mata Kunto masih terbuka, namun pandangannya kosong. Kemudian menutup, dan terbuka lagi, begitu selama beberapa saat. Akhirnya, panitia sepakat membawa turun Kunto, dan membopong ke posko panitia yang berjarak 15 meter dari belakang panggung. Kekuatan tubuh Kunto diharapkan dapat pulih kembali, karena pukul 07.00 WIB merupakan waktu istirahatnya.

Ternyata kondisi tubuh bapak satu anak perempuan bernama Miranti Kusumasari ini terus menurun, sampai akhirnya tak sadarkan diri. Pukul 06.25 WIB, panitia menghentikan perjuangan Kunto, dan membawanya ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU Dr Soetomo Surabaya.

Ini akibat kadar gulanya turun drastis, terang Dr Urip Murtedjo, kepala IRD RSU Dr Soetomo.

Dalam catatan Kaha Manajemen, Kunto ambruk setelah 82 jam menggebuk drum. Itu berarti Kunto memecahkan rekor atas namanya sendiri pada 2004, menabuh drum 74 jam, namun gagal melampaui rekor dunia drummer asal Amerika Serikat, Russ Puger, 120 jam.

Usaha Kunto memecahkan rekor dunia dengan ngedrum 135 jam nonstop dimulai 26 Juni 2010 pukul 21.00 WIB. Kunto berusaha mengalahkan Russ Puger. Rencananya, permainan drum ini akan berakhir Sabtu (3/7) mendatang.

Untuk itu, setiap delapan jam dia beristirahat 15 menit. Total, Kunto hanya punya waktu beberapa jam beristirahat selama lima hari. Waktu istirahat dia gunakan untuk makan dan merilekskan tubuh. Namun, meski sudah makan dan minum serta beristirahat sebentar, tubuh Kunto tidak kuat bertahan sampai hari ke tujuh.

Persiapan pemecahan rekor dunia kedua bagi Kunto ini dipersiapkan sejak empat bulan lalu. Sebelumnya, dia meraih rekor dunia bermain drum selama 82 jam nonstop pada 2004 di Jakarta.

“Dia kesulitan mencari sponsor. Baru setelah lima tahun, usaha ini bisa direalisasikan. Entah nanti berapa lama lagi acara serupa dapat diadakan,” ungkap Komi Noviarto, adik ipar Kunto yang juga menangani Kaha Manajemen. marta nurfaidah/nuraini faiq

Satu Tanggapan to “Kunto Hartono Gagal Raih Rekor Dunia Gebuk Drum”

  1. Manusia punya keterbatasan, tbh juga mempunyai hak utk beristrht ya gk…mksh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: