Gitar Adalah Misteri

Gitar adalah alat musik yg paling banyak di gunakan dan penyebab munculnya usik-musik seperti pop,rock,rock n roll ,metal.. Atau, lebih tepat lagi, harus diakui bahwa gitar merupakan instrumen kunci dalam perkembangan aneka musik populer yang muncul sejak akhir 1940-an. Lebih spesifik harus disebut: gitar elektrik. Pemainnya malah sering menjadi “pahlawan”, lebih banyak ketimbang pemain instrumen lain. Apalagi gitaris yang memang berkonsentrasi pada instrumennya dalam berkarya: mereka yang menghasilkan album-album instrumental, atau yang spesifik memberi porsi signifikan bagi seni bermain gitar.

Di antara kita mungkin ada yang pernah terkesan pada Jopie Item, Ian Antono, dan Eet Sjahranie. Tapi mereka bermain dalam format band dengan vokal bahkan jika mereka menyisipkan bagian solo pada setiap lagu yang mereka bawakan, fokus utamanya tetap saja bukan gitar, melainkan organisasi band dengan peran merata bagi setiap personelnya. Lanskap berubah setelah Budjana berani mendobrak kebekuan. “Waktu itu saya nekad saja,” kata gitaris pendiri band pop Gigi ini tentang album debutnya, Nusa Damai (1997). Belakangan dia diikuti oleh Tohpati, Balawan, dan Donny Suhendra (yang sebenarnya terhitung senior). Merekalah yang rajin merilis album yang menjadi etalase keahlian mereka sebagai pemetik instrumen berdawai enam itu.
Sudah pasti album-album itu tak laku sebanyak album-album grup atau penyanyi solo. Tapi keempat gitaris itu percaya diri untuk tetap masuk studio dan merekam karya-karyanya. Dan lebih dari itu, mereka pun terhitung sering tampil live –Budjana kerap berduet dengan Tohpati, atau malah bertrio dengan Tohpati dan Balawan (lewat beberapa kali penampilan Trisum). Pertunjukan-pertunjukan mereka bahkan seperti big matches di arena Piala Dunia sepak bola, selalu sold out.

Dengan kata lain, mereka sanggup menjadikan musik gitar sebagai daya tarik. Musik mereka bisa berupa apa saja –selain lebih sering berupa instrumental, juga cenderung eksperimental (Budjana dalam solonya, Tohpati dengan simakDialog, atau, yang lebih mutakhir, dengan Ethnomission).

Mengapa gitar bisa begitu memukau? Video Guitar (produksi 1991), yang dipandu gitaris veteran Jeff “Skunk” Baxter dan dirancang sebagai ekskursi untuk menjawab apa dan mengapa gitar, menunjukkan betapa beragamnya alasan para gitaris kenamaan untuk memilih dan memainkannya biar keren, untuk memikat perempuan, medium ekspresi yang menenangkan, instrumen yang bisa dibawa ke mana-mana, dan lain-lain. Walau begitu, ada satu hal yang tak seorang pun membantah: bahwa gitar memberi begitu banyak kemungkinan dalam mengolah musik. Meminjam kata-kata Budjana, “Gitar itu misteri, seperti wanita. Sampai mati mungkin baru ketemu 100 persen misterinya.”

Mereka yang tak memainkan gitar pasti tak sependapat. Tapi begitulah: sulit dibantah bahwa gitar hampir tak pernah absen dalam formasi band. Dan karena misteri itulah saya percaya bahwa bagi para peminat musik-musik gitar, mereka yang memainkannya maupun yang tidak, akan selalu ada batas-batas yang terus dilampaui: hal-hal baru, setidaknya sesuatu yang lebih maju, pasti muncul satu demi satu. Kejadiannya bisa kapan saja, dengan kemungkinan jeda yang panjang sekalipun.

Satu Tanggapan to “Gitar Adalah Misteri”

  1. ane dr dulu pengen bisa main gitar, ga kesampaian😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: